Thursday, October 13, 2016

Bagaimana menghadapi orang yang menyebalkan dan diri sendiri?

Pernahkah seseorang menganggap kamu tidak mampu mendapatkan impian yang kamu inginkan? Atau menganggap kamu melakukan pekerjaan dengan sangat buruk meskipun kamu sudah mencoba dengan sebaik mungkin dan bahkan mengorbankan waktu untuk dirimu sendiri? Atau yang merendahkanmu serta berkomentar hal buruk tentangmu?


Jangan khawatir, kamu tidak sendiri.

Ketika mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan seperti itu, rasanya saya ingin mengambil kaca dan menaruhnya di depan wajah orang-orang tersebut. Berharap mereka sadar akan perlakuan kasar yang mereka tuai seringkali menanamkan benih kebencian dan kekecewaan di hati kita. 

But hey, kenapa benih itu harus tertanam di hati saya? Kalau saya pikir-pikir bukan mereka yang memintanya, namun sayalah yang memilih untuk menaruh benih tersebut. Mengingat-ingat pengalaman yang tidak mengenakkan dan menelan bulat-bulat perkataan mereka, seakan saya manusia paling bodoh dan tidak berguna. Dan hal itu sangat menyita waktu dan menghabiskan energi saya...5 menit 10 menit 30 menit 2 jam satu hari pun berlalu tidak terasa. Are they right that I am the moron person?

Dalam kedukaan saya, biasanya saya memilih untuk berdiam, refleksi diri, dan melihat-lihat media sosial. Media sosial yang banyak orang mengunggah saat-saat bahagia mereka bepergian ke suatu tempat nan jauh di sana bersama orang-orang terkasih dengan caption yang #kekinian. Tentunya hal itu membuat saya bahagia, melihat banyaknya hal positif yang memberikan saya harapan untuk tetap hidup. Tapi bukan hanya hal itu yang merubah cara pikir saya. Bagaimana saya berani menghadapi segala macam pengalaman yang tidak mengenakkan (baik yang lampau maupun yang nantinya akan datang) dan mengubahnya menjadi sesuatu yang positif.

Tahukah kamu dengan seorang youtuber bernama Motoki Maxted? Ya, saya sudah menonton hampir semua video komedi yang dibuatnya, dan saya dapat katakan dia adalah salah satu anak muda yang sangat kreatif (meskipun di beberapa videonya ia terkesan sarkastik). Di tautan berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=mW0mTgBugHI, ia mempertontonkan bagaimana menghadapi para haters yang berkomentar negatif di beberapa videonya. Berikut beberapa komentar pahit yang diterimanya:

"Ur disgusting and nobody likes you i hope an ugly dog pees on you and you cry."

"I think I found him. The biggest douche of the universe."

"I am laughing so hard because this guy is a f*#@ing idiot."

"Please don't make another video...ever."

"Well this dude has clearly never had a girlfriend in his life."

Dan masih banyak ribuan komentar lainnya.

And you know what, ia menanggapinya dengan lelucon. Dan sampai saat ini, ia pun masih produktif membuat video-video komedi lainnya. 

Waktu kecil, Motoki pernah di-bully oleh teman-teman sekolahnya karena ia adalah seorang asia (ia tinggal dan besar di Amerika). But now, for me he is one of the coolest and the funniest person in the world. Saat ini Motoki sedang mengenyam kuliah produksi TV dan film di Loyola Marymount University, Los Angeles - California. And beside of his busy days, he is also the marketing internet consultant for Youtube company named http://storybooth.com/. Sounds interesting, right?

Begitu pula dengan Lizzie Velasquez yang mengalami penyakit langka sejak lahir sehingga mencegah perkembangan berat badannya. Pada tahun 2006, ia dijuluki sebagai "World's Ugliest Woman" di salah satu video yang diunggah di Youtube. And she is fighting back in a different way. Ia memilih untuk menjadi seorang yang positif dan bahagia. Saat ini ia adalah seorang penulis buku dan motivator https://www.youtube.com/watch?v=sohGDfNQV7M.





















Hal-hal seperti itulah yang seringkali mendorong saya untuk memaafkan orang-orang yang pernah menyakiti saya (meskipun masih tersimpan di memori ingatan saya, karena saya tidak amnesia) dan mencoba menjadi lebih positif. Seperti yang dikatakan Po dalam film Kungfu Panda 2, "Kita tidak dapat mengubah masa lalu, namun kita dapat memilih waktu yang sekarang untuk menemukan kedamaian jiwa." Kita juga tidak bisa memaksa orang lain untuk berubah, namun kita dapat memilih cara pandang dan sikap kita. Berkumpul dengan orang-orang yang membuat saya bahagia, membaca buku-buku inspiratif, menjelajahi tempat dan budaya yang belum pernah saya temui sebelumnya, berkontribusi bagi masyarakat melalui Kelas Inspirasi ataupun Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau, dan melakukan hal-hal positif lainnya. Tahukah kamu bahwa dengan membantu orang lain merupakan salah satu terapi bagi diri sendiri? As Mahatma Gandhi said, "The best way to find yourself is to lose yourself in the service of others". Frank Riessman mendefinisikannya sebagai "Helper Therapy", membantu orang lain adalah salah satu cara untuk dapat membantu diri sendiri (http://psychcentral.com).


So, I choose to be happy and positive :)










1 comment: